Pelacakan Karbon dan Pelaporan ESG: Panduan untuk Perusahaan Indonesia

Lacak emisi karbon dan laporkan kinerja ESG perusahaan

Diterbitkan: 20 Juni 2024
10 menit baca

Pelacakan emisi karbon dan pelaporan ESG (Environmental, Social, Governance) menjadi semakin penting bagi perusahaan Indonesia seiring meningkatnya tuntutan regulator, investor, dan pemangku kepentingan.

Mengapa Pelacakan Karbon Penting?

Pelacakan emisi karbon membantu perusahaan memahami jejak karbon mereka, menetapkan target pengurangan, dan memenuhi persyaratan pelaporan keberlanjutan.

Kerangka Pelaporan ESG

Kerangka pelaporan utama meliputi GRI Standards, TCFD, ISSB/IFRS S1-S2, dan standar lokal OJK untuk pelaporan keberlanjutan.

Tantangan Pelaporan ESG di Indonesia

Perusahaan Indonesia menghadapi tantangan seperti ketersediaan data emisi, kapasitas SDM, dan kebutuhan memenuhi berbagai standar pelaporan.

Platform Teknologi untuk Pelacakan Karbon

Platform pelacakan emisi karbon modern membantu perusahaan menghitung, memantau, dan melaporkan emisi GHG sesuai standar internasional secara akurat dan efisien.

FAQ

FAQ

Apakah pelaporan ESG wajib di Indonesia?

OJK mewajibkan perusahaan publik dan lembaga jasa keuangan menyusun laporan keberlanjutan sesuai POJK yang berlaku.

Standar apa yang didukung platform pelacakan karbon?

Platform pelacakan karbon modern umumnya mendukung perhitungan emisi sesuai GHG Protocol dan pelaporan sesuai GRI Standards, TCFD, dan standar OJK.